Kunjungan Internasional Cibiru Wetan: Saat Delegasi Rwanda Belajar Tata Kelola Desa
Selasa, 10 Oktober 2023, Desa Cibiru Wetan menerima kunjungan internasional dari Rwanda, Afrika. Kunjungan ini bertujuan untuk studi tata kelola desa Jawa Barat dan desa anti korupsi.
Disambut hangat oleh Kepala Desa Cibiru Wetan
Kunjungan ini didampingi oleh Kementerian Desa dan DPMD Jawa Barat. Tamu internasional yang datang berjumlah 7 orang. Mereka terdiri dari pejabat pemerintah Republik Rwanda dan SPARK Microgrants yang tertarik belajar dari pengalaman Desa Cibiru Wetan dalam mengembangkan desa yang mandiri, terbuka, dan berintegritas.
Para tamu internasional disambut oleh Kepala Desa Cibiru Wetan, Bapak Hadian Supriatna, S.P., beserta jajaran perangkat desa dan berbagai instansi pemerintah yang turut hadir. Dalam sambutannya, Bapak Hadian menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. Selain itu, ia juga berharap dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman mengenai tata kelola desa dan juga posisi Desa Cibiru Wetan sebagai salah satu contoh desa anti korupsi Jawa Barat.
Memperkenalkan Program Unggulan Desa Cibiru Wetan
Setelah sambutan oleh kepala desa, para delegasi diajak menyantap makan siang yang telah disajikan oleh anggota PKK. Bahan makanan yang digunakan berasal dari kebun yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kolam bioflok yang dikelola oleh para anggota Karang Taruna.
Selanjutnya, delegasi melihat beberapa kegiatan unggulan berbasis masyarakat di Desa Cibiru Wetan antara lain :
Bioflok , sebuah sistem budidaya ikan yang ramah lingkungan dan hemat air, menggunakan bakteri untuk mengolah limbah ikan menjadi pakan alami. Tamu internasional mendapat penjelasan tentang cara membuat bioflok, manfaatnya bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat, serta tantangan dan peluangnya di masa depan.
Hidroponik , sebuah metode bercocok tanam tanpa tanah, menggunakan larutan nutrisi sebagai media tumbuh tanaman. Tamu internasional mencoba memanen pakcoy hidroponik yang sudah siap dipanen. Greenhouse hidroponik desa juga ditanami berbagai jenis sayuran dan tanaman rempah.
Posyandu , sebuah pos pelayanan terpadu yang memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Tamu internasional sangat memperhatikan pembahasan terkait posyandu. Hal ini karena salah satu permasalahan yang dihadapi Rwanda adalah penurunan angka stunting. Delegasi Rwanda juga berdialog dengan kader posyandu tentang peran posyandu dalam meningkatkan kesehatan masyarakat desa.
Diskusi dan Apresiasi dari Delegasi Rwanda
Para delegrasi terlihat sangat antusias dan belajar banyak dari berbagai kegiatan di Desa Cibiru Wetan. Mereka banyak bertanya dan berdiskusi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha. Topik yang dibahas seputar tata kelola desa digital dan desa anti korupsi.
Pada akhirnya, tamu internasional mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Desa Cibiru Wetan dalam menciptakan desa yang mandiri, terbuka, dan berintegritas.
Kunjungan internasional ini diakhiri dengan menjelajah menuju posyandu di RW 04 Cibiru Wetan. Tamu Rwanda melihat kondisi lapangan dan bertanya lebih jauh terkait pengembangan posyandu. Mereka juga berterima kasih atas sambutan yang diberikan, serta berharap dapat menjalin hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan Desa Cibiru Wetan.
Ingin belajar dari desa?
Cerita kunjungan internasional Cibiru Wetan dari delegasi Rwanda ini bisa jadi gambaran bagaimana sebuah desa kecil bisa menjadi rujukan tata kelola hingga level internasional.
Penasaran program unggulan lain di Desa Wisata Edukasi Cibiru Wetan? Yuk agendakan kunjunganmu kunjunganmu ke Cibiru Wetan dan rasakan sendiri keseruan yang dirasakan oleh tamu Rwanda Afrika!
Hubungi kami atau cek paket kunjungan kami di website, atau kontak CP: 081220729142 (Mpey Ferdi).

